free page hit counter

Lebaran 2019, BI Kepri Siapkan Uang Rp4,5 Triliun

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Lebaran 2019 telah diantisipasi Bank Indonesia Perwakilan Kepri dengan menyiapkan Rp4,5 triliun. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan lebaran 2018.

Untuk lebaran tahun 2018 lalu, Bank Indonesia perwakilan Kepri menyediakan uang sekitar Rp 3 triliun. Namun, yang tersalur hanya sekitar Rp 2,7 triliun.

Tahun 2019 ini, BI Perwakilan Kepri di Batam menyiapkan Rp 4,5 triliun. Dan, sudah tersalurkan sekitar Rp 2 triliun. Sekitar Rp 1,5 triliun terserap ke Batam. Sisanya tersalur ke seluruh Kepri selain Batam.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Fadjar Majardi di sela pers rilis Laporan Perekonomian Provinsi Kepri Triwulan I 2019, di Radisson Hotel, Batam, Kamis (23/5/2019) sore.

Menurut Fadjar sebagaimana dikutip dari kabarbatam.com, penyediaan uang untuk kebutuhan lebaran tahun ini meningkat. Peningkatannya sekitar 60 persen, dibandingkan tahun lalu (year to year atau yoy).

Pertumbuhan Ekonomi dan Lebaran 2019

Peningkatan itu, kata Fadjar, karena pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri tahun 2019 lebih baik dibandingkan tahun 2018. Membaiknya tingkat perekonomian itu berdampak pada kebutuhan uang di masyarakat.

“Kami siapkan Rp 4,5 triliun. Kita belum tahu berapa yang nanti akan diambil,” ucapnya.

Fadjar Majardi, menambahkan, saat ini di BI Kepri di Batam masih tersedia uang Rp 2,5 triliun dari sekitar Rp 4,5 triliun yang sudah disiapkan. Untuk menghadapi lebaran 2019 ini.

Untuk pendistribusian uang triliunan Rupiah itu, BI Kepri di Batam bekerja sama dengan bank-bank di Provinsi Kepri. Bank-bank yang tersebar di Kepri itu, yang nantinya menyalurkan ke masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Fadjar, mengungkapkan pertumbuhan ekonomi 2019 di Kepri pada triwulan kedua ini sekitar 4,9 – 5,3 persen. Jumlah iti berarti mengalami kenaikan dari triwulan pertama sekitar 4,7 persen.

Faktor Pemilu

Salah satu penyebab naiknya persentase itu, adalah karena belanja atau konsumsi masyarakat. Naiknya konsumsi rumah tangga masyarakat. Karena, jumlah pendapatannya juga membaik. Di samping karena keyakinan untuk membelanjakan uangnya.

Diprediksikan juga oleh BI Kepri di Batam, pertumbuhan ekonomi 2019 di triwulan kedua, akan semakin membaik. Setelah adanya kepastian hasil Pemilu 2019. Investasi akan meningkat karena adanya kepastian tersebut.

Prediksi ini sebelumnya pernah disampaikan Ketua Kadin Tanjungpinang, Bobby Jayanto. Menurutnya, saat ini para investor masih bersikap wait and see. Namun, jika hasil Pemilu sudah ditetapkan, investasi akan segera dimulai lagi.

Hal itu juga berlaku untuk nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Naiknya investasi akan ikut menguatkan nilai tukar Rupiah, yang kini tengah down.

Membaiknya iklim politik saat ini. Yang disertai dengan jaminan keamanan yang juga baik, diyakini akan membuat pertumbuhan ekonomi 2019 akan semakin membaik pula. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •