free page hit counter

Langkah Bupati Lingga Dorong Ekspor Pasir Kuarsa

JAKARTA (suarasiber) – Pemkab Lingga, Kepri, mengusulkan perubahan Permendag RI Nomor : 01/ M-DAG/ PER/ 1/ 2017 Tentang Ketentuan Ekspor Produk Pertambangan Hasil Pengolahan dan Pemurnian, khususnya pasir kuarsa dengan pos tarif / HS ex 2506.10.00.00.

Usulan itu disampaikan Bupati Lingga, Alias Wello saat menemui Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan. Bupati juga menemui Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan, Merry Maryati di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

“Pada prinsipnya, kami sangat mendukung kebijakan pemerintah membuka kran ekspor produk pertambangan non logam. Khususnya pasir kuarsa untuk meningkatkan cadangan devisa negara. Namun, batasan minimum pengolahannya lebih variatif,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Awe sapaan akrab Bupati Lingga ini menyodorkan lampiran II angka (6) Permen ESDM RI Nomor : 25 Tahun 2018 Tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. Agar dimasukkan dalam perubahan Permendag Nomor : 01/ M-DAG/ PER/ 1/ 2017 tersebut.

“Dalam Permen ESDM Nomor : 25 Tahun 2018, batasan minimun pengolahan pasir kuarsa ditetapkan lebih variatif. Jadi, ada banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan pasar ekspor. Karena itu, kita usulkan diakomodir,” beber Awe, mantan Ketua DPRD Lingga ini.

Baca Juga:

KM Bukit Raya Diperbaiki, Calon Pemudik Panik

Tanjungpinang Masuk Gerakan 100 Smart City

Ombudsman RI: Tak Suka Risiko Itu Masalah

Anak Kepri Mengaji di Depan Presiden Joko Widodo

Ia berharap, dengan dibukanya kran ekspor produk pertambangan pasir kuarsa ini, Kabupaten Lingga yang memiliki cadangan pasir jenis ini. Jumlahnya cukup potensial, mampu memberi stimulan bagi peningkatan pendapatan asli daerahnya.

Oke Nurwan menyambut baik usulan perubahan Permendag tersebut. Apalagi, perubahan Permendag itu akan berpengaruh pada kinerja ekspor non migas.

“Usulan Pak Bupati ini segera kita tindaklanjuti. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, segera terealisasi. Biasanya, sebelum diterbitkan, terlebih dahulu dilakukan harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, serta Bea dan Cukai,” jelasnya.

Tentang Pasir Kuarsa

Dilansir dari manfaat.co.id, pasir kuarsa merupakan salah satu jenis pasir yang paling umum kita temui. Pada dasarnya berasal dari erosi alias pengikisan dari batu-batuan dan juga berbabagai benda alam yang mengalami pengikisan, baik karena air maupun udara.

Ia memiliki bentuk kristal kuarsa, atau yang dalam bahasa inggris seringkali dikenal dengan istilah quartz.

Warna pasir kuarsa putih, dan mirip seperti warna semen, namun demikian pasir kuarsa tidak bisa melekat apabila tidak dicampur dengan semen. Nama lainnya ialah pasir silica.

Berbagai jenis pasir yang ada tentunya memiliki teksur yang berbeda dan juga material dan asal yang berbeda pula. Seperti pada pasir yang berada di pegunungan, pasir ini juga dapat dimanfaatkan untuk hal pembangunan. Contohnya pada manfaat abu vulkanik, manfaat batu granit, dan manfaat belerang yang juga bisa digunakan untuk bahan bangunan. (aip)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •