free page hit counter

Ikan Tuna Kebanggaan Indonesia

Herlanto Sihar

Tahukah anda dengan ikan tuna? Tuna adalah ikan laut pelagik yang termasuk bangsa Thunnini, terdiri dari beberapa spesies dari famili skombride, terutama genus Thunnus.

Ikan ini adalah perenang andal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin daripada ikan lainnya.

Tuna memiliki bentuk tubuh yang sedikit banyak mirip dengan torpedo, disebut fusiform, sedikit memipih di sisi-sisinya dan dengan moncong meruncing. Sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua.

Di belakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat sederetan sirip-sirip kecil tambahan yang disebut finlet. Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural.

Di kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil; yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Tubuh kebanyakan dengan wilayah barut badan (corselet), yakni bagian di belakang kepala dan di sekitar sirip dada yang ditutupi oleh sisik-sisik yang tebal dan agak besar.

Indonesia termasuk penghasil tuna terbesar dunia, wilayah tangkap ikan tuna mayoritas berada di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Khusus di Indonesia, habitat ikan tuna banyak ditemui di sisi selatan laut Pulau Jawa, menyisir hingga kawasan timur Indonesia. Misalnya ikan tuna jenis bluefin, banyak ditemui hingga perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut data KKP, wilayah tangkap ikan tuna di Indonesia mencapai Perairan Kabupaten

Wakatobi yaitu daerah Laut Banda, Sulawesi Tenggara, dan sekitarnya. Perairan Wakatobi merupakan habitat khususnya jenis tuna sirip kuning (yellowfin-Thunnus albacares). Selain itu. khusus untuk daerah di kawasan timur Indonesia lainnya juga didominasi oleh habitat ikan tuna cakalang.

Puncak musim penangkapan ikan cakalang pada umumnya berkisar pada musim peralihan I (April, Mei, dan Juni) hingga awal musim timur.

Di Maumere (Nusa Tenggara Timur) misalnya, puncak musim terjadi pada Februari dan November, yaitu akhir musim barat dan akhir musim peralihan II yang berselang selama empat bulan. Kisaran bulan-bulan musim penangkapan ikan tuna dan cakalang adalah sebagai berikut:

  • Perairan Selat Makassar bagian selatan: Maret-Juli
  • Laut Flores: September-Maret
  • Laut Banda: September-Maret
  • Perairan Aru: September-Maret
  • Laut Arafura: Agustus-Mei
  • Laut Seram: Agustus-Maret
  • Laut Maluku: Agustus-Maret

Ikan tuna memiliki manfaat untuk tubuh yaitu Ikan memiliki kelengkapan asam amino, lemak, vitamin, mineral, omega 3 yang sangat baik dan mudah untuk dicerna serta diserap tubuh.Ikan tuna pada tahun 2016, Indonesia mengambil bagian dalam memasok tuna sebanyak 16 % dari total produksi dunia. Indonesia dapat menghasilkan tuna, cakalang dan tongkol lebih dari 1,2 juta ton/tahun.

Berdasarkan data Kementrian Kelautan dan Perikanan RI pada September tahun 2018, tuna menduduki urutan kedua setelah udang dengan nilai ekspor tertinggi di Indonesia. Ikan tuna memiliki manfaat yang banyak dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga ikan tuna disebut adalah ikan kebanggan indonesia.

Penulis Herlanto Sihar N, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Prodi Ilmu Kelautan, UMRAH, NIM 150254241021

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •