free page hit counter

Caribbean Cruise Bawa Turis Wisata ke Pulau Bintan

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Wisata ke Pulau Bintan semakin bergairah dengan adanya rencana kedatangan kapal pesiar mewah ke Lagoi. Kapal pesiar Caribbean Cruise menjadi kapal pesiar kedua yang rutin buang sauh di Lagoi, Bintan, Genting Dream Cruise.

Kapal pesiar Caribbean Cruise dikenal luas sebagai kapal raksasa, yang berkapasitas hingga 5 ribu penumpang. Selain itu, rute pelayarannya tak hanya di sekitar Amerika Serikat, dan Hawaii, tapi berkeliling dunia.

Rencana kedatangan kapal ini dikonfirmasi positif oleh Kadispar Kabupaten Bintan, Wan Rudi Iskandar saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/4/2019).

“Dijadwalkan kapal ini akan buang sauh sekitar 52 kali dalam tahun ini. Jadwalnya tak hanya akhir pekan saja,” kata Wan Rudi.

Rudi, birokrat kawakan yang dikenal humble ini, menambahkan kedatangan kapal pesiar mewah berkelas dunia itu akan disambut hangat. Apalagi, di setiap kedatangannya kapal ini akan berlabuh hingga dua malam.

Sehingga, memungkinkan wisatawan asing yang ada di kapal bisa melakukan banyak aktivitas di Lagoi khususnya, dan di Bintan umumnya serta di Tanjungpinang. Sekaligus menimbulkan multiple effect langsung ke masyarakat.

Bagi Pemkab sendiri, setiap kedatangan kapal akan berdampak pada jumlah kunjungan wisman. Sehingga, target 700 ribu jumlah kunjungan di tahun 2019 optimis dicapai.

Menyusul Genting Dreams Antarkan Turis Wisata ke Pulau Bintan

Kehadiran Caribbean Cruise ini menyusul Genting Dreams yang sudah beberapa kali menurunkan turis asing ke Lagoi Bintan.

Pada 6 April 2019 lalu, Genting Dreams menurunkan 2.679 wisatawan mancanegara (wisman).

Kala itu Wan Rudi mengatakan kedatangan kapal pesiar Genting Dreams ini sudah berlangsung rutin nyaris di setiap akhir pekan.

Setiap kapal Genting Dreams berlabuh, ujarnya, ada ratusan wisman yang sengaja turun ke darat. Hal itu membawa dampak positif bagi pariwisata Lagoi Bintan khususnya, dan Kepri umumnya.

“Ada ratusan yang turun, dan melaksanakan berbagai kegiatan di Lagoi Bintan. Ini memberi efek positif untuk pariwisata kita,” kata Wan Rudi.

Mengenai komposisi kebangsaan wisman, Wan Rudi, menjawab umumnya berkebangsaan Singapura. Kemudian, Malaysia, dan India.

Selain itu yang berkebangsaan Indonesia juga ada. Di samping dari China, Taiwan, Jepang, Hong Kong, Canada dan lainnya. Komposisi itu berubah di setiap kapal pesiar Genting Dreams datang.

Begitu ramainya kunjungan ini, membuat sejumlah hotel di kawasan Trikora pun penuh hingga akhir tahun 2019. Dampaknya secara langsung ialah ke kas pendapatan asli daerah (PAD) Bintan. Masyarakat pun merasakan langsung dampak itu.

Pada wawancara sebelumnya, Rudi optimis wisata ke Pulau Bintan semakin dikenal oleh wisatawan mancanegara. Diyakini semakin meningkat apabila Bandara Busung sudah bisa digunakan. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •